Jumat, Juli 30th, 2021

POJOK HUKUM

Referensi Berita Akurat,Independen ,Berimbang

Jaksa Agung Minta media pemberitaan digunakan para Jaksa untuk melaporkan hasil kerja Jaksa kepada masyarakat.

Jumat, 30 Juli 2021 by Redaktur : Cahaya Harahap,S.H.
POJOKHUKUM.COM

Pojokhukum ,Jakarta -Pelantikan sejumlah kepala kejaksaan baru pada  Kamis (29/7)dilakukan virtual. Menengok daftar promosi jabatan, tercatat ada 45 kepala kejaksaan, dan pejabat Eselon II kejaksaan yang baru dilantik. Salah satunya adalah Febrie Adriansyah. Pemimpin penyidikan korupsi Jiwasraya dan Asabri itu sekarang resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dari jabatan semula Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus).

Selain itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Jabar), saat ini diisi oleh Asep Nana Mulyana. Sementara pengganti Febri di Jampidsus, yakni Supari yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Adapun Asri Agung Putra yang sebelumnya menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, kini menjabat sebagai Sekertaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus di Kejaksaan Agung

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin memerintahkan seluruh kepala kejaksaan, memanfaatkan peran media pemberitaan untuk melaporkan hasil kerja kepada masyarakat. Kata Burhanuddin, media dan pemberitaan adalah salah satu cara untuk menunjukkan peran dan kehadiran jaksa di masyarakat.

Peran media dan pemberitaan tersebut adalah salah satu tugas pokok utama yang harus kepala kejaksaan dan pejabat tinggi lainnya untuk dilakukan. Selain mengandalkan peran media dan pemberitaan untuk pelaporan kerja nyata serta publikasi yang positif, Burhanuddin juga memerintahkan agar kepala kejaksaan dan pejabat tinggi kejaksaan yang baru dilantik mengandalkan kemajuan dan kecanggihan teknologi dalam pelayanan masyarakat.

“Serta gunakan kecanggihan teknologi, dan informasi untuk memberikan pelayanan publik,” ujar Burhanuddin.

Ia juga mengimbau agar seluruh kepala kejaksaan yang baru dilantik memastikan roda kerja kejaksaan selama pandemi, menjadikan penanganan Covid-19 sebagai salah satu prioritas kerja. Kata jaksa agung selain itu agar kejaksaan di masing-masing wilayah harus memberikan pendampingan dan pengamanan, serta pencatatan penyerapan anggaran daerah untuk penanggulangan Covid-19. “Agar tepat guna, tepat sasaran, serta tepat waktu,” ujar sanitiar

.

 

Tags :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *