Senin, Agustus 9th, 2021

POJOK HUKUM

Referensi Berita Akurat,Independen ,Berimbang

12 Jaksa diminta komandoi penanganan COVID-19 di Jabar

Senin, 9 Agustus 2021 by Redaktur : Cahaya Harahap,S.H.

 

Ilustrasi/Cahaya harahap-Pojokhukum.com

Pojokhukum-Bandung -Ada 12 Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) di Jabar dan dua asisten tingkat Kejaksaan Tinggi (Kejati) yang dilantik. Pelantikan dilakukan di gedung Kejari Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Senin (9/8/2021).

“Ini merupakan salah satu langkah besar dalam penyelenggaraan organisasi khususnya di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat,” ucap Kasipenkum Kejati Jabar Dodi Gazali Emil

Sebanyak 12 Kejaksaan Negeri di Jawa Barat memiliki pemimpin anyar. Mereka dituntut ikut berperan dalam penanganan COVID-19.

Dodi mengatakan para kepala yang baru juga diminta untuk ikut fokus menangani pandemi COVID-19 yang saat ini masih berlangsung. Inovasi hingga terobosan diharapkan mampu dikeluarkan oleh para Jaksa di Jabar.

“Ini merupakan tantangan lebih dalam melaksanakan tugas dan wewenang sebagai pejabat dalam masa pandemi ini yang saya harapkan perlu banyak inovasi, terobosan dan beberapa langkah lain agar program kerja dapat terlaksana dan bermanfaat bagi masyarakat Jawa Barat pada khususnya,” ujarnya.

Beberapa hal yang perlu dilakukan Jaksa dalam rangka turut serta penanganan COVID-19 di Jabar seperti proaktif dalam pelaksanaan PPKM serta sosialisasikan PPKM sehingga warga bisa mengikuti aturan yang sudah ditetapkan

Lalu melakukan pendampingan ke pemerintah daerah terkait anggaran pelaksanaan COVID-19 untuk mencegah praktik korupsi. “Berperan aktif memantau ketersediaan oksigen, obat dan menggelorakan vaksinasi di wilayah hukum masing-masing,” ucap Dodi.

Berikut daftar Kepala Kejaksaan Negeri yang baru dilantik:
1. Sunarko (Kajari Kabupaten Bandung)
2. Neva Sari Susanti (Kajari Garut)
3. Yulitaria (Kajari Purwakarta)
4. Sekti Anggraini (Kajari Kota Bogor)
5. Agustian Sunaryo (Kajari Kabupaten Bogor)
6. Umaryadi (Kajari Kota Cirebon)
7. Rosalina Sidabariba (Kajari Cimahi)
8. I Wayan Sumertayasa (Kajari Subang)
9. Eman Sulaeman (Kajari Majalengka)
10. Ricky Setiawan Anas (Kajari Kabupaten Bekasi)
11. Martha Parulina Berliana (Kajari Karawang)
12. Ramadiyagus (Kajari Kabupaten Tasikmalaya

Baca juga  PPKM : Usai Mikro Kini Menjadi Darurat, Jakarta Zona Merah

 

Tags :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *